Dihadapan Ribuan Warga Ciamis, Marching Band dan Liong AKMI Cirebon Unjuk Kebolehannya

- 11 Juni 2024, 19:37 WIB
150 personel Marching Band dan Liong Akademi Maritim (AKMI) Cirebon Unjuk Kebolehannya dalam kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke 382, di Pendopo Ciamis, Selasa, (11/06/2024)***
150 personel Marching Band dan Liong Akademi Maritim (AKMI) Cirebon Unjuk Kebolehannya dalam kegiatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke 382, di Pendopo Ciamis, Selasa, (11/06/2024)*** /KABAR CIAMIS/ AGUS BERRIE***

KABAR CIAMIS,- Dihadapan ribuan masyarakat Ciamis, 150 personel Akademi Maritim (AKMI) Cirebon yang dipimpin oleh warga Jelat, Ciamis, Asep Rahmat, yang menjabat sebagai Direktur AKMI Cirebon, menunjukan kebolehannya dalam Hari Jadi Kabupaten Ciamis, di Pendopo Ciamis, Selasa, (11/06/2024).

Didampingi Kades Jelat dan Camat Baregbeg, Asep Rahmat, sebagai warga Ciamis tulen, mengaku bangga bisa ikutserta dalam helaran Galuh Ethnic Carnival (GEC), yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Tiga Seni Helaran Yang Baru Lahir, Tampil Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke 382

"Saya adalah warga Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Ciamis, dan kebetulan Direktur AKMI Cirebon, serta sebagai warga masyarakat Ciamis, tentu ikut mendukung dan mensukseskan kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke 382 ini dengan mengirimkan 150 personil marching band dan liong," ungkapnya.

Di moment Hari Jadi Kabupaten Ciamis ini, pihaknya berharap, Kabupaten Ciamis akan lebih terdepan dan maju, serta memberikan dampak baik kepada warga masyarakat Ciamis. "Harapan saya ke depan, semoga Ciamis ini betul-betul jadi kabupaten yang terdepan dan maju, memberikan dampak yang baik kepada warga masyarakatnya," jelasnya.

Baca Juga: PDAM Tirta Galuh Ciamis Klaim Pipa Transmisi Sudah Selesai Diperbaiki Namun Belum Bisa Optimal

Menilai penampilan luar biasa dari berbagai wilayah di Ciamis dan wilayah tetangga, Asep menilai, jika penampilan budaya kearifal lokal tersebut harus tetap dijaga dan dilestarikan.

"Menampilkan kearifan lokal budaya dari masing-masing wilayah tentu itu sangat bagus dan dipelihara, sebagaimana adab kita sebagai warga negara yang berbudaya, tentu tidak melupakan asal muasal adat dan kearifan lokal," paparnya.

Disinggung persiapan para personel yang ikut serta dalam kegiatan Galuh Ethnic Carnival (GEC), dikatakan Asep tidak ada persiapan khusus, pasalnya para pemain Marching Band dan Liong, sudah terbiasa tampil dan tidak membutuhkan waktu lama.

Halaman:

Editor: Agus Pardianto


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah