PDAM Tirta Galuh Ciamis Klaim Pipa Transmisi Sudah Selesai Diperbaiki Namun Belum Bisa Optimal

- 11 Juni 2024, 18:58 WIB
Kabag Layanan Pelanggan PDAM Tirta Galuh Ciamis, Dadan Firdaus Hielmy
Kabag Layanan Pelanggan PDAM Tirta Galuh Ciamis, Dadan Firdaus Hielmy /KABAR CIAMIS/ AGUS BERRIE***

KABAR CIAMIS,- Terkait pasokan air yang dikeluhkan ribuan masyarakat Ciamis akibat pipa transmisi berdiameter 500 milimeter (mm) yang dimiliki PDAM Tirta Galuh Ciamis terputus gegara diterjang banjir pada bulan April 2024, diakui saat ini telah selesai diperbaiki, Selasa, (11/06/2024).

Meski sudah diperbaiki, untuk pasokan air sendiri dikatakan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Galuh Ciamis, Amsi Yudi Purwanto, melalui Kabag Layanan Pelanggan, Dadan Firdaus Hielmy, tidak akan berjalan secara normal. Pasalnya, pipa yang tadinya kosong butuh proses dalam pembuangan udara dan bisa berjalan hingga dua hari.

Baca Juga: Tiga Seni Helaran Yang Baru Lahir, Tampil Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke 382

"Sesuai dengan target yang sudah dijanjikan yaitu 45 hari, memang sudah selesai dan sekarang lagi optimalisasi pengisian transmisi sepanjang 12,5 kilometer dari Gunungcupu sampai ke Sindangrasa, itu memerlukan kurang lebih 2 hari, tergantung kondisi. Tadinya itu kan pipanya kosong, ketika diisi berarti ada udara, proses pembuangan udara itu sekarang sedang dilakukan," ungkapnya.

Untuk memonitor perjalanan air sendiri, dikatakan Dadan, pihak PDAM Tirta Galuh menerjunkan 30 orang yang terbagi dibeberapa lokasi, dengan titik intake awal di Gunungcupu. "Kita membutuhkan 2 hingga 3 hari dalam menormalisasikan pendistribusian di jaringan pipa transmisi air baku," jelasnya.

Baca Juga: Selain Opor, Ini Resep Gulai Ayam Ala Chef Martin Praja untuk Menu Lebaran Idul Adha, Medok, Gurih dan Praktis

Dengan adanya gangguan pendistribusian air yang dikeluhkan sebanyak 12 ribu pelanggan tersebut, diakui Dadan, tidak menurunkan angka pelanggan. "Alhamdulillah saat ini tidak ada penurunan, karena mereka butuh air dan mengerti kondisinya. Ketika kejadian kemarin, pelanggan kami bebaskan denda keterlambatan. Penurunan penghasilan jelas ada, namun tidak bisa dihitung efeknya sekarang, tetapi bulan nanti," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, akibat curah hujan tinggi, mengakibatkan meluapnya air Citanduy, membuat pipa transmisi yang berada di Gunungcupu terputus sepanjang 30 meter. Atas kejadian tersebut, tentunya membuat para pelanggan yang menggunakan layanan air PAM sedikit terganggu selama beberapa minggu. (Agus Berrie)***

Editor: Agus Pardianto


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah